Kemdes: Ini 9 Strategi Membangun Masyarakat Desa

Pembangunan masyarakat desa menjadi perwujudan salah satu program nawacita pemerintah Presiden Joko Widodo. Program ini dibuat dalam rangka mendukung gambaran besar pembangunan nasional yang dimulai dari desa. Sejak dicanangkan, pemerintah sendiri telah memberikan dukungan berupa bantuan dana sangat besar untuk seluruh desa di Indonesia. Dengan harapan semua desa terutama desa tertinggal dapat tersentuh pembangunan. Strategi pembangunan desa Kemdes Sebelum dukungan dana yang cukup besar, pemerintah sendiri telah membuat UU Desa hingga dibentuknya satu kementerian khusus desa untuk mewujudkan pembangunan desa. Beberapa waktu lalu Kemdes membuat sebuah konsensus yang dihasilkan dari acara rembug nasional. Acara rembug ini melibatkan kepala desa, kepala daerah hingga LSM. Konsensus ini merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun desa dan masyarakatnya. Langkah pertama adalah pembangunan agraria yang menjadi landasan utama pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakatnya. Kedua adalah pembangunan yang dilakukan pada fokus pemberdayaan masyarakat desa, harus berdasar pada keadilan dan juga menjamin keselamatan masyarakat dan juga wawasan desa itu sendiri. Ketiga adalah adanya transformasi yang terjadi pada perekonomian desa dengan adanya lumbung ekonomi desa. Langkah pembangunan desa yang keempat adalah dengan meningkatkan partisipasi masyarakat hingga membangun kualitas demokrasi tingkat desa untuk melahirkan sebuah kepemimpinan muda di tingkat desa. Kelima membangun desa inklusi yang melibatkan partisipasi masyarakat miskin, disabel dan juga kelompok marjinal. Keenam adalah konsistensi pemerintah hingga pemerintah daerah dalam menjalankan amanat undang-undang desa. Strategi pembangunan desa yang ketujuh adalah pembangunan desa yang memungkinkan akses lebih luas untuk para perempuan desa terhadap sumberdaya. Kedelapan adalah adanya pelayanan publik yang harus diselenggarakan setiap desa secara profesional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kesembilan adalah bahwa dalam mewujudkan pembangunan desa ini, pemerintah harus berkomitmen penuh dalam penyediaan sistem informasi dan teknologi yang merata dan juga adil. Kebutuhan sistem informasi dan teknologi dalam pembangunan desa Pemenuhan kebutuhan sistem informasi dan teknologi dalam pembangunan desa sangat penting dilakukan. Mengingat urgensinya, bahkan pemenuhan sistem informasi dan teknologi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan desa. Kebutuhan sistem informasi dan teknologi ini tidak lain untuk memudahkan kendali informasi mengenai data kependudukan, pendapatan hingga potensi sumber daya desa oleh pemerintah. Sistem informasi dan teknologi yang dimaksud terdiri dari beberapa komponen. Bukan saja perangkat keras namun juga perangkat lunak dan juga sumber daya manusia yang mengoperasikannya. Untuk itulah pemenuhan sistem informasi dan teknologi ini tidak dapat dilakukan secara mandiri di desa melainkan juga mendapatkan dukungan pemerintah. Salah satunya dilakukan melalui pemberian dana pembangunan desa untuk memenuhi sistem informasi dan teknologi tersebut. Dari ketiga komponen penerapan sistem informasi dan teknologi tersebut, pengadaan perangkat lunak menjadi salah satu kendala yang sulit diterapkan di tingkat desa. Keterbatasan sumber daya menjadi masalah utama yang menghambat pengadaan perangkat lunak tersebut. Sodea memiliki solusi alternatif untuk pengadaan perangkat lunak terbaik dalam menerapkan sistem informasi dan teknologi pembangunan desa. Software Desa Arfadia (Sodea) adalah inovasi dari sebuah komitmen dalam mendukung tersedianya akses internet dan sistem informasi untuk semua pihak, tidak terkecuali desa. Perangkat lunak ini akan menjadikan pengelolaan informasi desa menjadi lebih akurat dengan cara instan. Fitur-fitur yang diberikan juga lengkap berisi berbagai kebutuhan pengelolaan informasi desa yang mudah digunakan. Sehingga langkah pembangunan masyarakat desa dengan langkap penyediaan sistem informasi dan teknologi lebih optimal dilakukan.

Kemdes: Ini 9 Strategi Membangun Masyarakat Desa